oleh

Muzakkar A Gani Diingatkan Tidak Berbuat “Aneh-aneh” Sehingga Berlarut Pengusulan Wabup Bireuen

Hal itu ditegaskan Ketua Harian DPD ll Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bireuen, Teuku Muhammad Mubaraq, Sabtu (2/1/2021).

Kepada realitasonline.id, Ketua Harian Partai Golkar Bireuen yang juga partai pengusung pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bireuen periode 2017- 2022, H Saifannur SSos/ Dr H Muzakkar A Gani SH MSi atau disebut “Fakar” menjelaskan, Muzakkar A Gani yang telah dilantik sebagai Bupati Bireuen sisa masa jabatan 2017-2022 diharapkan mau fokus dalam pengusulan Wakil Bupati Bireuen.

“Selaku ketua Partai Demokrat yang juga partai pengusung pasangan Fakar, beliau harus fokus dan tidak berbuat yang ‘aneh-aneh’ sehingga berlarut larut proses pengusulan wakil bupati,” harap politikus Golkar yang dikenal akrab dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

BACA JUGA:  Untuk Ke Dua Kali Berturut-turut, Kecamatan Angkola Muaratais Juara Umum MTQN Tingkat Kabupaten Tapsel

Selanjutnya Teuku Muhammad Mubaraq menilai Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi sebenarnya mampu untuk mengajak semua partai pengusung Fakar duduk bersama mencari sosok calon wakil bupati. Dan karena dinilai mampu maka harap Teuku Mubaraq pada Januari 2021 ini Bupati Bireuen Muzakkar A Gani agar duduk bersama empat partai pengusung untuk menentukan sikap tentang sosok wakil bupati.

“Ini penting sehingga tidak terpatri di benak publik, bahwa Saudara Muzakkar inginnya hanya sendiri saja mengendalikan pemerintahan kabupaten ini. Kalau kami di DPRK sudah siap menerima dua calon untuk dilaksanakan tahapan tahapan sampai pemilihan dan pelantikan wabup,” ujar Teuku Mubaraq yang juga Ketua Komisi III DPRK Bireuen.

BACA JUGA:  Pilpres 2024, Hanya PDIP yang Bisa Usung Capres

Ketua Harian Golkar Bireuen itu mengaku hakul yakin setelah adanya wakil bupati akan meningkatkan kinerja pemerintahan kabupaten setempat.

“Keberadaan wabup di sebuah pemerintahan penting untuk pemulihan ekonomi dan terobosan terobosan penting lainnya yang berkaitan dengan PAD dan kedisplinan dinas,” ujar anggota DPRK Bireuen dari Dapil Kecamatan Jeumpa – Juli yang.

Selain tentang pengusulan wakil bupati, Teuku Mubaraq mengomentari sektor yang melemahnya daya bangkit Pemerintahan Bireuen. Kata dia hal tersebut terjadi pada pembenahan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak optimal.

Pun demikian Mubaraq menjanjikan Partai Golkar Bireuen akan terus setia menjaga, merawat dan bahkan membela sampai titik darah terakhir pemerintah di bawah kepemimpinan Dr H Muzakkar A Gani SH MSi sampai dengan purnatugas pada tahun 2022.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Asahan Hadiri Pembukaan Kongres Askab PSSI Asahan

Sebagaimana diketahui, kekosongan jabatan Wabup Bireuen terjadi setelah Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dilantik menjadi Bupati Bireuen sisa masa jabatan 2017- 2022.

Sementara Bupati Bireuen H Saifannur SSos meninggal dunia pada 19 Januari 2019. Setelah meninggal H Saifannur SSos tampuk Pemerintahan Bireuen dikendalikan oleh Wakil Bupati Dr H Muzakkar A Gani SH MSi. Dengan kendali seorang diri oleh putra kelahiran Pidie itu, roda pemerintahan terlihat tidak maksimal, terutama tentang pelayanan masyarakat di pemerintahan kecamatan. (AJ/RZ)

Komentar

News Feed