Jauh beda memang dari tahun-tahun sebelum, petasan bersuara ledak hampir tidak henti-hentinya memekakkan telinga namun sekaligus menghibur dan mewarnai suasana malam.
Kali ini, suasana pergantian tahun dari 2020 ke ke tahun 2021, tidak semeriah dari tahun tahun sebelum. kondisi perekonomian masyarakat yang tidak stabil pemicu pergantian tahun terkesan kurang semarak.
Namun demikian, warga yang mampu menyisihkan sebagian lembaran sudirman berkenan membeli petasan untuk meramaikan suasa malam tahun baru.
Salah seorang penjual berbagai ragam jenis petasan mulai dari ukuran kecil hingga besar yang bersuara ledak, mengaku pembeli jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelum.
Tanpa mau menyebutkan namanya, penjual petasan yang mangkal diseputaran jalan SM Raja Tarutung ini mengatakan memaklumi bila jualannya tidak selaris manis tahun-tahun lalu.
Dari pantauan Realitasonline malam pergantian tahun baru dilingkungan kenegerian Siualuompu Tarutung biasa-biasa saja.
Namun demikian sesekali terdengar suara petasan menggelegar seiring memancarkan sinar berwarnai warni menghiasi malam tak berbintang ditengah pergantian tahun.
Masih dari pantauan Realitasonline hari pertama tahun baru 2021, kunjungan keluarga bersilaturahmi juga tidak seramai tahun baru lalu, terkesan warga lebih memilih berdiam dirumah bercengkrama dengan sesama anggota keluarga.
Satu hal pantas dipresiasi, setiap orang atau keluarga yang berkunjung kerumah kerabat atau famili tetap menggunakan masker.
“kita lebih memilih berdiam dirumah hari pertama tahun baru, kan masih ada waktu berkunjung memanfaatkan waktu liburan ini”ujar salah seorang warga bermarga Parhusip kepada Realitasonline. (MN)












Komentar