oleh

Seorang Kakek Terlantar di Prapat, DPRD Medan Segera Panggil Dinas Sosial

MEDAN – Komisi II DPRD Kota Medan akan memanggil Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, menyusul temuan kasus kakek Junaidi Naibaho, yang ‘dibuang’ di pinggir Jalan Prapat, beberapa waktu lalu.

“Dalam waktu dekat, kita akan panggil Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Sutan Lubis untuk mengklarifikasi kasus itu,” terang Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Surianto, kepada wartawan, Senin (30/11).

Dalam pemanggilan tersebut, Komisi II DPRD Kota Medan akan mendalami kebenaran kasus tersebut. Bila memang terbukti, mereka juga ingin mengetahui motif ‘penelantaran’ tersebut.

BACA JUGA:  Danramil 01 Sumbul Survei Lokasi Untuk Sasaran Karya Bakti TNI

“Kalau memang benar kakek Junaidi Naibaho dibuang pihak Dinsos Medan saat diantar ke Sibolga, kita patut sayangkan. Ini harus diusut tuntas,” tegas Butong, sapaan akrabnya.

Dikatakannya, Kepala Dinsos Kota Medan Endar Sutan Lubis harus bertanggungjawab atas kasus tersebut.

“Bentuk tanggungjawab itu harus memberikan sanksi tegas kepada stafnya yang melakukan pelanggaran Hak Azasi Manusia,” tandasnya.

Butong mengaku, sejatinya Dinas Sosial Kota Medan harus memahami tugas pokoknya, khususnya dalam menangani orang terlantar dan anak jalanan di Kota Medan. Apalagi, kegiatan tersebut telah ditanggung pada APBD Kota Medan.

BACA JUGA:  Forkopimda Paluta Tinjau Gereja dan Pos PAM Nataru

Kakek Terlantar di Prapat

Diketahui, dalam pemberitaan di media, Kakek Junaedi Naibaho tergeletak lemas di rerumputan pinggir Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Parapat.

Warga menemukan kakek tersebut, Sabtu (28/11) lalu bersama petugas mengevakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat.

Berdasarkan pengakuan sang kakek, sebelumnya dia dijemput Dinas Sosial Kota Medan dari RS Bina Kasih. Kemudian dibawa ke Parapat dan diturunkan di Simpang Tanjung Dolok Parapat.

BACA JUGA:  DPRD Medan Soroti Tunggakan Retribusi Parkir Tepi Jalan

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis, mengaku kakek tersebut sebelumnya terlantar di Terminal Amplas lalu dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.

Kemudian, karena keadaannya sudah membaik Dinas Sosial hendak menitipkan ke Panti di Sibolga.

Lalu, pada Jumat 27 November 2020, Endar memerintahkan stafnya mengantar ke Sibolga. Ternyata, kakek,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed