Faisal Arif Nasution Berduka, 2 Pramuka Tewas 16 Luka Tertimpa Pohon di Labuhanbatu
Labuhanbatu, MIMBAR – Kabupaten Labuhanbatu berduka mendalam atas tragedi yang menimpa peserta perkemahan Pramuka di Dusun Pancasila, Desa N4 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu.
Dua anak pramuka, Aprilian Simatupang (11) dan M Firja (11), tewas dalam insiden pohon tumbang pada Rabu (30/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Selain itu, 16 lainnya terluka, termasuk satu anak yang mengalami luka berat, sehingga seluruh korban segera dilarikan ke RS Sri Pamela, Puskesmas Perbaungan Bilah Hulu, dan RSUD Rantauprapat untuk penanganan medis.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Labuhanbatu, Dr. H. Faisal Arif Nasution S.Sos, M.Si, dengan penuh kepedihan menyampaikan belasungkawa yang mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat. “Kami sangat berduka atas kejadian ini. Dua anak kita kehilangan nyawa di tengah kegiatan pendidikan yang semestinya penuh kebahagiaan dan pembelajaran. Kami berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan, dan bagi yang terluka semoga segera pulih,” ujar Faisal dengan nada bergetar.
Dalam upaya mengungkapkan kepedulian dan memastikan kondisi terkini di lokasi kejadian, Faisal bersama Kapolres Labuhanbatu AKBP Benhard L Malau, S.I.K., M.H., dan Dandim 0209/LB Letkol. Inf. Yudi Ardiyan Saputro S.IP meninjau lokasi perkemahan pada Kamis (31/10). Pjs Bupati Labuhanbatu juga menyebut kedatangannya ini sebagai bentuk empati dan dukungan langsung dari pemerintah setempat. “Kami ingin melihat langsung situasi terkini usai kejadian naas tersebut dan menyampaikan perhatian kami kepada keluarga korban,” jelasnya.
Kepala Seksi Humas Polres Labuhanbatu, AKP Syafrudin, menambahkan bahwa perkemahan pramuka yang diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta ini diselenggarakan oleh Yayasan Citra Bangsa Al Itihat Aek Nabara dan melibatkan peserta dari berbagai sekolah. “Insiden ini terjadi saat perkemahan berlangsung. Begitu kejadian terjadi, upaya evakuasi langsung dilakukan dengan membawa seluruh korban ke rumah sakit terdekat,” ungkap Syafrudin.
Di malam hari setelah peristiwa tersebut, Faisal bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat mengunjungi RSUD Rantauprapat untuk menjenguk dan memastikan penanganan medis bagi korban terluka. Faisal menyatakan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian penuh dan bantuan yang diperlukan untuk mendukung pemulihan para korban.
Musibah ini telah meninggalkan luka yang mendalam bagi masyarakat Labuhanbatu. “Tidak ada yang lebih memilukan daripada kehilangan anak-anak kita di saat mereka bersemangat menjalani kegiatan Pramuka yang penuh nilai kebersamaan dan kebanggaan. Kami harap seluruh keluarga yang terdampak diberi kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” tutur Faisal menutup pernyataannya dengan haru. (r)











