MEDAN – Sebagai mitra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara Sumut, Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII diharapkan terus berkontribusi terhadap pembangunan Sumut. Antara lain dalam bidang dakwah, pembangunan nilai kebangsaan, dan pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI LDII Sumut di Hotel Grand Inna, Jalan Balai Kota, Medan, Senin (31/1/2022).
“Saya berharap LDII semakin bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan di Sumut,” kata Gubernur.
Edy juga menyampaikan, pada saat LDII masih bernama Yayasan Karyawan Islam (YAKARI), organisasi tersebut telah menjadi mitra pemerintah dalam mengisi kemerdekaan. Untuk itu, Ia mengharapkan agar LDII tetap netral dan berniat semata hanya untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
“Saat itu Ia (LDII) berjalan beriring mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan dakwahnya,” kata Edy.
Harus Bermanfaat
Sementara itu, Ketua Umum LDII Pusat Chriswanto Santoso mengatakan LDII Sumut harus bermanfaat di mana tempat Ia berpijak. LDII harus dapat memberikan kontribusi langsung pada masyarakat.
Chriswanto memaparkan ada delapan program prioritas LDII. Di antaranya, program kebangsaan, yaitu menjaga stabilitas negara yang merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Selanjutnya program keagamaan, yakni melaksanakan dakwa di tengah masyarakat. Terutama dakwah bil hal atau kegiatan nyata yang dapat dilakukan untuk umat.
“Acuan kami adalah bagaimana dakwah LDII adalah dakwah bil hal, termasuk salah satunya kami membina kampung khusus penyakit kusta,” kata Chriswanto.
Pada program pendidikan, menurut Chriswanto Santoso,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news











